v3technology.net / Jakarta - Indonesia

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Wall Articles Memilih Camera Support yang tepat untuk DSLR

Memilih Camera Support yang tepat untuk DSLR

E-mail Print PDF

Choosing the right Camera Support for your DSLR

Memilih Camera Support yang tepat untuk DSLR


Menggunakan support kamera yang baik, saat ini bukan hanya di-khususkan untuk para fotografer professional, namun  saat  ini juga untuk para fotografer amatir, penggemar & peminat fotografi yang ingin mendapatkan hasil terbaik dari kamera-nya adalah penting dan sangat di rekomendasikan untuk memiliki tripod yang baik.

Beberapa alasan mengapa anda memerlukan tripod:
1.    Foto night- scene yang  tidak buram akibat kamera shake.
2.    Exposure yang lebih lama.
3.    Menggunakan aperture yang lebih kecil, supaya mendapatkan ruang tajam yang lebih dalam.
4.    Mencapai kualitas yang terbaik pada iso ter-rendah.
5.    Komposisi yang presisi.
6.    Menopang lensa tele yang panjang dan berat.
7.    Kebutuhan foto HDR atau foto panorama yang membutuhkan ketepatan dan ketelitian
8.    Time lapse.
9.    Breketing.
10.    Self portrait
11.    Dll.


Night Scene


Exposure yang lebih Lama


Support untuk Lensa tele yang panjang dan berat.




Memilih tripod seringkali membingungkan, karena  ada begitu banyak pilihan , jenis, bentuk, ukuran dan bahan yang di gunakan pada tripod, dan lain lain, ada beberapa hal yang dapat di kompromikan dalam hal ini, disarankan disesuaikan dengan kebutuhan dan budget, beberapa panduan yang perlu di perhatikan adalah :ukuran, berat , tinggi tripod & kapasitas.

Beberapa pertanyaan untuk diri kita sendiri :
1.    Apakah sering travelling?
2.    Atau tripod lebih sering di letakkan di dalam mobil, distudio atau dirumah?
3.    Seberapa berat gear yang akan di topang oleh tripod?

Bila sering travelling ke luar banyak berjalan tentu lebih nyaman kita membawa tripod yang ringkas dan ringan (tetapi tentu tripod juga harus tetap stabil) dimana kadang kita perlukan untuk memotret city-scape pada saat senja (night-scene). Kalau memungkinkan cukup kecil  pada posisi terlipat, agar dapat di masukkan kedalam koper pada saat berpergian. Bahan material carbon fiber tentu akan sangat mengurangi bobot  tripod itu sendiri. Dan tentunya harga tripod akan lebih mahal di bandingkan dengan marterial alumunium.

Tinggi tripod juga salah satu hal yang perlu di pertimbangkan, ada 3 hal mengenai tinggi tripod  :
•    Posisi tinggi pada saat terbuka penuh , Idealnya tinggi tripod pada saat terbuka dengan kamera terpasang diatasnya adalah pada posisi eye-level, sehingga anda lebih nyaman pada saat pemotretan. Tidak harus bungkuk karena terlalu rendah, atau sebaliknya terlalu tinggi. Memang ada faslilitas centre column pada tripod sekarang ini, namun kekuatan menahan getaran tentu akan berkurang.



•    Posisi tinggi / ukuran pada pada saat terlipat, ini perlu di pertimbangkan pada saat penyimpanan, atau pada saat berpergian agar tidak terlalu merepotkan membawanya, sekarang ini juga sudah tersedia beberapa macam tripod yang telah dirancang khusus untuk fotografer yang sering travelling. Dengan mekanisme yang dapat di lipat hingga 180 derajat untuk efisiensi ruangan, pada beberapa ukuran begitu ringkasnya bahkan dapat dimasukkan ke dalam koper ukuran cabin size pesawat. Sehingga kita tidak perlu membawa tas berlebihan.



•    Posisi terendah / Low Angle, posisi terendah tripod, tekadang komposisi yang unik dan tidak biasa bisa memberikan nilai lebih dari sebuah karya foto.



Apabila tripod hanya sering di pergunakan dalam ruangan studio, tentu berat dan ukuran yang besar tidak terlalu menjadi masalah.


Kapasitas load tripod, juga hal yang perlu di pertimbangkan. Setiap tripod selalu memiliki batasan kapasitas maksimum, pertimbangkan kamera dan lensa apa saja yang akan di bawa dan sesuaikan. Misalnya, tentu akan kurang pas, apabila untuk pemortretan birding yang menggunakan lensa tele 600 mm f/4 yang panjang dan berat, sedangkan support kamera yang dipergunakan adalah tripod untuk travelling yang kecil dan kurus. Sebaiknya gunakan kaki tripod yang cukup rigid untuk menopang segala beban yang berada di atasnya.



Fasilitas-Fasilitas lainnya yang perlu di pertimbangkan sesuai kebutuhan:

-    System pengunci tripod section biasanya ada 2 macam yaitu : Lever dan Screw. Tergantung dari pada kebiasaan kita apakah lebih menyukai system lever atau system putar. Mungkin akan terlihat bahwa system lever adalah yang paling praktis di gunakan. Namun saat ini, sudah banyak system putar yang sudah dirancang sedemikian rupa, agar pengoperasiannya lebih mudah dan cepat, cukup ¼ putaran pada pengunci leg-section-nya dan tripod sudah dapat ditarik hingga posisi ketinggian penuh, dan tidak perlu di putar satu – persatu.




-    Spike – ujung kaki tripod yang terbuat dari besi dan runcing, pada beberapa tripod sudah built in, dan beberapa jenis tripod merupkan opsional dan dapat di beli terpisah, spike ini guna-nya untuk di tancapkan pada tanah untuk menambah stabilitas tripod. Biasanya untuk Long – exposure, atau daerah dengan tiupan angin yang cukup banyak.




-    Center Column Hook, pengait pada center column, walau kecil dan sering tidak di perhatikan, keberadaan hook ini sangat berguna untuk menggantungkan benda / beban, juga kadang untuk menambah stabilistas tripod, dengan mengantungkan tas kita pada saat pemortretan, selain itu fungsi lain untuk menggantungkan tas kamera agar tidak  menjadi beban pada badan kita, atau untuk pengaman pemotretan di pantai yang kadang air / ombak dapat mengalir ke kaki kita tanpa kita sadari.




-    Ketersediaan Sparepart, ini cukup penting  dimana sering kali kita kesulitan mencari spare part yang hilang, misalnya camera plate, dll.





Tripod head


Selain itu Camera Support tidak hanya berhenti pada pemilihan tripod-nya saja, yang sering luput dari perhatian para fotografer adalah tripod head  itu sendiri.
Tripod Head adalah bagian yang terkoneksi langsung dengan kamera sebelum tripodnya. Padahal disinilah semua kontrol komposisi paling banyak di lakukan, mulai dari panning (Posisi berputar pada satu sumbu, baik kekiri maupun ke kanan), Tiltling (posisi mendongak dan menunduk kebawah) dan roll (posisi horizontal dan vertical). 
Sebuah tripod head yang baik, akan sangat berpengaruh pada kestabilan dan ketepatan komposisi pengambilan foto, tripod head sebaiknya juga mudah di operasikan, dan dapat mengunci dengan baik, dan aman.
kebanyak orang menghabiskan dana di tripod,  tapi hanya menyediakan sedikit dana / budget untuk tripod Head,. kemudian baru menyadarinya baru menyadari nya setelah beberapa lama mencobanya, ternyata ballheadnya tidak baik , tidak dapat mengunci dengan baik (butuh tenaga ekstra untuk menguncinya), pengoperasiannya kasar atau tidak cocok dengan tripodnya.

Perkenalan dengan tripod head.
Head tripod pada dasarnya ada 2 jenis  yaitu Pan head & BallHead, jenis – jenis lainnya adalah biasanya merupakan pengembangan dari kedua jenis ini. Misalnya : gunhead , gear head, Gimbal, dll.



Panhead

Dengan PanHead, anda dapat melakukan panning, tilt dan roll secara independent atau tidak berkaitan, maksudnya begini, masing-masing sumbu (Panning / Tilt / Roll) dapat di kontrol secara terpisah, contohnya : pada saat sumbu tilt dan roll terkunci anda masih dapat menggerakkan sumbu pan dengan smooth. Juga sebaliknya pada saat sumbu panning dan roll terkunci, sumbu tilt dapat di digerakkan.
Untuk pemula yang memakai DSLR disarankan memilih Pan head, kelihatannya tidak praktis, namun tujuannya adalah agar pemula dapat belajar menguasai dan memahami kontrol menggunakan tripod head dengan lebih baik dan presisi, karena fasilitas panning , tilt, dan roll yang di berikan tadi,dapat melatih pemula untuk menguasai komposisi menggunakan tripod head,  selain itu biasanya pan head yang baik harganya juga lebih terjangkau, untuk mudahnya memilih panhead, hindari tripod yang menyatu dengan panhead.
Head yang menyatu dengan tripod-nya. Memang di pasaran ada banyak beredar jenis tripod seperti ini, harganya  murah dan ringan. Tapi tidak di rekomendasikan bagi anda yang menggunakan DSLR karena tidak stabil dan tidak dapat mengunci dengan baik, kemudian biasanya apabila di letakkan lensa tele yang agak berat, dan sudah terkunci, system penguncian-nya tidak mampu menahan berat kamera dan lensa di atasnya juga.


BallHead

BallHead adalah yang paling popular dan banyak di gunakan saat ini, karena di nilai  lebih ringkas, praktis , dan dapat di gunakan untuk “general purpose” untuk segala macam jenis pemotretan.
Juga  biasanya lebih ringan. Memilih ballhead yang baik pada saat ini kita di hadapi dengan sangat banyak pilihan ballHead. Mulai dari yang seharga Rp. 200 ribuan sampai Jutaan rupiah, dari bentuknya juga sangat beragam, mulai dari imut-imut kecil, sampai ke bentuk yang sangat futuristic dan terlihat canggih.


Bagaimana kita memilih BallHead yang paling sesuai dengan kebutuhan kita ?

Ballhead yang baik, haruslah dapat mengunci dengan dengan benar dan solid, ini sangatlah penting, mengingat kamera dan lensa yang kita letakkan diatasnya adalah investasi yang tidak murah. Bayangkan apabila, anda sudah merasa mengunci ballhead anda dengan benar, karena beban kamera dan lensa diatasnya berat dan ballhead tidak mampu menopangnya- sehingga  jatuh dan lensa atau kamera anda berbenturan dengan tripod.

Mudah di operasikan, sebaiknya ballhead, mudah di pasang pada kamera,atau lensa. Saat ini sudah banyak sekali tripod head yang menggunakan system quick release. Perhatikan system penguncian atau pemasangan pada quick release system, apakah memudahkan pemasangan kamera pada tripod head, atau malah merepotkan? ,
juga Smooth pada saat di gerakkan - tujuannya untuk mempermudah kita untuk melakukan komposisi, baik pada saat panning, atau pun pergerakan keseluruhan ballhead.


Sistem pengaman, untuk mencegah kamera dan lensa kita terjatuh / terlepas dari tripodhead, karena kita secara tidak sengaja / lupa mengencangkan quick release clamp-nya. Hal  ini biasanya  terlihat sangat kecil, dan sering terlupakan oleh fotograter. Pada beberapa system quick release sudah menyediakan tombol pengaman, dan bermacam-macam modelnya, ada yang berupa tombol kecil, pada quick release clamp. Kadang juga system yang terintegrasi dengan quick release plate-nya.




Compromise,  sesuaikan dengan kamera dan lensa yang kita bawa, juga dengan kebiasaan kita membawa-nya. Ukuran ballhead ada banyak macam-nya, dan biasanya diukur dari diameter ball didalam-nya. Semakin besar diameter bola-nya biasanya akan semakin baik pengunciannya, tentu saja, semakin besar sebuah ballhead, bobot-nya juga akan semakin berat, saat ini sudah diterapkan berbagai teknologi dalam ballhead, misalnya bahan pelapis teflon di dalam rumah ballheadnya guna-nya untuk membantu dalam penguncian ballhead yang lebih solid.





Gimbal Head / Orion Tilt


Pada dasarnya ini adalah juga pengembangan dari Pan Head. Dengan dua sumbu, yaitu sumbu panning dan sumbu tilt. Sumbu roll, sudah terdapat pada tripod colar lensa tele.
Orion tilt akan sangat membantu kita menghandle lensa tele yang berat, apabila kita menggunakan ballhead / panhead untuk menopang lensa tele dan berat, umumnya lensa akan selalu tertarik kebawah karena gravitasi, baik itu mendoyong kedepan, kebelakang atau ke samping, hal ini tentu akan membuat kita kesulitan untuk mendapatkan komposisi.
Dengan menggunakan Orion Tilt / Gimbal head, apabila kita meletakkan lensa dan kamera pada posisi yang benar, makan kita akan mendapat centre of gravity dimana lensa tidak akan mendoyong ke depan atau kebelakang, sehingga komposisi pun akan semakin mudah di dapatkan. Head jenis ini sangat berguna untuk birding, foto Sports dll. yang membutuhkan lensa-lensa tele yang berat!








Geared Head




Geared head, pada zaman dulu biasanya sering di gunakan dalah studio saja, karena bentuknya yang besar dan berat (5-10Kg). Geared Head adalah juga pengembangan dari Pan and tilt head, disain untuk pergerakan yang lebih presisi, baik untuk pan, tilt dan roll. Saat ini perkembangan geared head sudah cukup banyak mengalami penyempurnaan, pada bentuk yang ringkas dan bobot yang lebih ringan (kurang dari 1 Kg), Geared Head Sangat baik untuk membantu kita mendapatkan posisi level, misalnya untuk Arsitektural, interior, macro, landscape, dll. Dimana fotografer membutuhkan komposisi yang tepat. cara kerjanya juga berbeda, biasanya terdapat mekanisme self-locking, dimana penguncian head telah otomatis, tanpa harus kita kencangkan seperti ballhead / Panhead. 






V3 Technology Menyadari betul penting -nya sebuah Camera support yang baik dan berkwalitas. Oleh sebab itu kami menghadirkan berbagai pilihan kombinasi tripod dan head. Sesuai pengalaman kami mejual tripod.


 

Shop By Brand



 

Business hours : 10.00 - 20.00 PM

email:

info(at)v3technology.net

cs(at)v3technology.net

Call : (021) 70777390 / 70334905



We have 105 guests online